Detail
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Judul Referensi | Cisco AI Readiness Index 2025 – Realizing the Value of AI |
| Publisher | Cisco |
| Year | 2025 |
| Format | |
| Topic | Artificial Intelligence, AI Readiness, AI Infrastructure, Data, Governance, Talent |
AI Readiness Index 2026 menyajikan gambaran mengenai tingkat kesiapan organisasi dalam mengadopsi, mengembangkan, dan meningkatkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung operasional, inovasi, produktivitas, dan pengambilan keputusan.
Penelitian ini mengevaluasi kesiapan organisasi berdasarkan beberapa fondasi utama, termasuk strategi AI, infrastruktur, data, governance, talent, dan kemampuan organisasi dalam mengubah eksperimen AI menjadi implementasi yang menghasilkan nilai. Assessment menggunakan pendekatan capability maturity untuk membantu organisasi memahami posisi kesiapan AI sekaligus mengidentifikasi area yang masih membutuhkan penguatan sebelum AI diterapkan dalam skala yang lebih luas.
Research Design
Penelitian menggunakan pendekatan quantitative benchmarking untuk mengevaluasi kesiapan organisasi dalam mengadopsi AI. Framework assessment mengelompokkan kesiapan AI ke dalam beberapa dimensi utama yang mencakup strategi, infrastruktur, data, governance, talent, dan budaya organisasi. Pendekatan ini digunakan untuk melihat tidak hanya apakah organisasi telah menggunakan AI, tetapi juga apakah fondasi teknologi dan organisasi telah cukup siap untuk melakukan scale-up.
Data Collection
Data dikumpulkan melalui:
- Survei organisasi
- Assessment kesiapan teknologi
- Evaluasi strategi AI
- Assessment data infrastructure
- Evaluasi governance
- Analisis kesiapan tenaga kerja
- Benchmarking terhadap organisasi lainnya
Assessment Framework
Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa dimensi utama:
- AI Strategy
- Infrastructure
- Data
- Governance
- Talent
- Organizational Culture
Assessment juga melihat kemampuan organisasi dalam:
- Mengembangkan AI use case.
- Memindahkan AI pilot menuju production.
- Menyediakan infrastruktur yang scalable.
- Mengelola data secara terstruktur.
- Mengendalikan risiko AI.
- Mempersiapkan tenaga kerja untuk penggunaan AI.
Scope
Assessment dapat diterapkan pada:
- Rumah Sakit
- Klinik
- Laboratorium
- Perusahaan teknologi kesehatan
- Institusi pemerintahan
- Organisasi pelayanan kesehatan
Aspek yang dievaluasi: Strategi AI · Infrastruktur · Data · Governance · Talent · AI Use Cases · AI Security · Organizational Readiness
Key Indicators
- Ketersediaan strategi AI.
- Kesiapan infrastructure untuk workload AI.
- Kualitas dan ketersediaan data.
- Kemampuan integrasi data.
- AI governance.
- Kompetensi tenaga kerja.
- Jumlah AI use case.
- Kemampuan scale-up AI.
- Monitoring dan pengukuran value dari implementasi AI.
Research Output
Hasil assessment dirancang untuk menghasilkan:
- AI Readiness Score
- AI Maturity Profile
- Organizational Readiness Assessment
- AI Implementation Gap Analysis
- AI Transformation Roadmap
