Ubah Kebiasaan Berjabat Tangan Selama Masa Pandemi
Menghindari penularan virus Corona, saat ini jabat tangan tidak dilakukan terlebih dahulu. Bagaimana tidak, berjabat tangan menjadi salah satu penyebab penularan virus Corona.
Kok bisa sih jabat tangan dapat menularkan Covid-19? Alasannya adalah karena saat orang berjabat tangan dapat menempelkan berbagai virus, bakteri, maupun kuman yang ada di tangan satu ke tangan yang lain.
Lalu bagaimana caranya agar kita masih tetap dapat saling menyapa dengan orang lain? Yuk simak tips dibawah ini!
- Salam namaste
Tips yang pertama adalah Anda dapat menggunakan salam namaste. Gerakan namaste dikenal dalam olahraga yoga, yaitu gerakan mengatupkan kedua tangan di dada.
Jika Anda menggunakan salam ini maka berikan salam dari jarak jauh, jangan sampai Anda mendadak karena ditakutkan orang lain sudah mengulurkan tangan terlebih dahulu.
- Melambaikan tangan
Cara yang dapat Anda gunakan yang kedua adalah dengan melambaikan tangan. Gerakan mengangkat tangan dan membuka lima jari ini cocok digunakan untuk teman yang sudah akrab.
Biasanya saat melakukan salam ini sembari mengucapkan kata “hai” atau “halo”. Namun salam satu ini tidak cocok untuk orang yang lebih tua atau orang yang dihormati.
- Salam siku
Salam yang ketiga adalah salam siku. Seperti namanya, salam satu ini adalah salam menggunakan siku. Jadi, kedua orang dapat saling menyorongkan siku masing-masing.
Siku adalah bagian tubuh yang sulit dijangkau oleh wajah maka kemungkinan sebagai media penularan sangat kecil.
- Senyum
Cara yang terakhir adalah dengan senyum. Ini merupakan cara paling universal. Ketika seseorang tersenyum pada orang lain maka artinya orang tersebut sedang menyapa. Biasanya orang yang diberi senyum akan membalasnya dengan senyuman lagi.
Itulah beberapa salam yang dapat Anda gunakan saat masa pandemi seprti sekarang ini. Selalu jaga kesehatan dan stay safe!
Komentar (0)